Karya Tulis Ilmiahsahalat tahajjud


KARYA TULIS ILMIAH
MEMBUDAYAKAN SALAT TAHAJUD





DOSEN PENGAMPU :
HENDRI FIRMANSYAH, M.Pd

DISUSUN OLEH :
1. SURAHMAN
1911330015


PROGRAM STUDI MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU
2019/2020


KATA PENGANTAR
Puji syukur kita kanjatkan kehadirat Allah SWT. karena atas berkat rahmat dan karunianyalah, karya tulis ilmiah yang berjudul “Membudayakan Salat Tahajud” dapat terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya. Adapun tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
Dalam penyelesaian karya tulis ilmiah ini, kami banyak mengalami kesulitan, tertama disebabkan kurangnya ilmu pengetahuan yang menunjang. Namun, berkat bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya karya tulis ilmiah ini dapat terselesaikan dengan cukup baik.
Saya sadar, sebagai seorang mahasiswa yang masih dalam tahap pembelajaran, penulisa karya tulis ilmiah ini masi banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan karya tulis ilmiah yang lebih baik dimasa yang akan datang.



Bengkulu,07 DESEMBER 2019



PENULIS






DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR.................................................................................................. i
DAFTAR ISI................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................. 1
A.    LATAR BELAKANG....................................................................................... 1
B.     RUMUSAN MASALAH................................................................................... 1
C.     TUJUAN PENULISAN..................................................................................... 1
D.    MANFAAT PENUISAN................................................................................... 2
BAB II LANDASAN TEORI...................................................................................... 3
A.    PENGERTIAN SALAT SUNNAH TAHAJUD............................................... 3
B.     KEUTAMAAN SALAT TAHAJUD................................................................. 3
C.     MANFAAT SALAT TAHAJUD....................................................................... 4
D.    TATA CARA MELAKSANAKAN SALAT TAHAJUD................................. 5
BAB III PENUTUP...................................................................................................... 8
A.    KESIMPULAN.................................................................................................. 8
B.     SARAN.............................................................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................... 9








BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Salat merupakan salah satu kewajiban bagi kaum muslim yang udah mukalaf dan harus dikerjakan bagi mukmin maupun dalam perjalanan. Salat merupakan rukun islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas lima sendi salah satunya adalah salat, sehingga barang siapa yang mendirikan salat, maka ia mendirikan agama islam, dan barang siapa yang meninggalkan salat maka ia meruntuhkan agama islam.
Selain salat fardu yang wajib kita kerjakan masih ada beberapa salat Sunnah yang bisa kita kerjaka. Salah satunya adalah salat tahajud. Salat tahajud merupakan salat yang mempunyai banyak keutamaan. Bila kita menjalankam salat tahajud kita bisa semakin dekat dengan Allah yang telah menciptakan kita dana lam sekitar. Maka dari itu dalam karya tulis ilmiah yang berjudul “Membudayakan Salat Tahajud” ini saya berharap semua umat muslim bisa menjalankan salat yang penuh manfaat dan keutamaan

B.     RUMUSAN MASALAH
1.    Apa pengertian salat tahajud…?
2.    Apa keutamaan salat tahajud…?
3.    Apa saja manfaat dari salat tahajud…?
4.    Bagaimana tata cara melaksanakan salat tahajud…

C.    TUJUAN PENULISAN
1.    Agar kita mengetahui apa salat tahajud itu
2.    Agar kita bisa mengetahui keutamaan salat tahajud
3.    Agar kita mengetahui apa saja manfaat salat tahajud
4.    Agar kita bisa mengetahui tata cara melaksanakan salat tahajud dan mengerjakannya.




D.    MANFAAT PENELITIAN
Secara umum, kita sebagai umat uslim bisa lebih terpacu dalam menjalankan ibadah Sunnah diluar ibadah yang wajib. Dalam menjalankan slat tahajud kita bisa tahu bagaimana cara mengerjakannya.
Secara khusus, saya sebagai penulis karay tulis ilmiah ini saya lebih bersemangat dan berusaha dalam menjalankan salat tahajud. Selain itu saya juga bisa memenuhi tugas Bahasa Indonesia yang diberikan kepada saya.
























BAB II
LANDASAN TEORI

A.    PENGERTIAN SALAT SUNNAH TAHAJUD
Salat tahajud adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah mengerjakan salat isya sampai terbitnya fajardan sesudah bangun dari tidur, meskipun itu hanya sebentar. Hukum salat tahajud adalah Sunnah Mu’akkad, yaitu Sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, karenanya maka Rasulullah SAW. selalu menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa mengerjakan salat tahajud. Karena dalam salat tahajud terdapat keutamaan dan keistimewaan yang bersar sekali. Beberapa dalil yang menyinggung keutamaan bangun pada dua pertiga malam salat tahajud adalah surah al-Muzzammil ayat 1-20. Berikut petikan dari sura al-Muzzammil ayat 20 :
“sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasannya kamu berdiri (sembahyang)kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan 9demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya  disisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang.” Surat ini menjelaskan kepada kita bagaimana waktu-waktu paling tepat untuk memohon doa. Maha besar Allah dengan segala firmannya.
Rasulullah SAW. pun bersabda : “kerjakanlah salat malam, karena salat malam itu kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada TUHAN kalian, juga sebagai penebus pada segala kejahatan (dosa) mencegah dosa serta mengindarkan penyakit dari badan” (HR. Imam Tarmidji & Ahmad).
Menurut para fuqaha (ulama ahli fiqh) salat tahajud adalah mustahab, dan mereka menggolongkannya pada mandubat lail (amalan Sunnah dimalam hari). Akan tetapi qadhi tsanaullah mencatatnya sebagai Sunnah mukadah (Sunnah yang dikuatkan atau ditekankan).

B.     KEUTAMAAN SALAT TAHAJUD
Diantara keutamaan-keutamaan salat tahajud itu adalah sebagai berikut :
1.    Keutamaan pertama
Bagi orang yang mau mengerjakan salat tahajud, ia akan mendapat pahala yang salat yang paling utama setelah salat fardhu. Sebagaimana yang telah dijelaskan didalam hadist Nabi SAW. yang artinya :
“Rasulullah SAW. pernah ditanya : “salat apakah yang palinng utama setelah salat fardhu”. Rasul menjawab : “salat tengah malam (lail)”. (HR. Jama’ah)
2.    Keutamaan yang kedua
Akan menjadi orang yang paling dekat dengan Allah SWT. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam sabda Nabi SAW.  yang artinya :
“Allah paling dekat dengan hamba-Nya pada akhir pertengahan malam. Oleh karena itu, jika kamu sanggup menjadi orang yang mengingat Allah pada saat itu, maka kerjakanlah”. (HR. Imam Tarmidzi)
3.    Keutamaan ketiga
Akan menjadi orang yang senantiasa dicintai Allah. Sebagaimana sabda Nabi SAW. yang artinya :
“Puasa yang paling Allah cintai adalah puasa Daud dan salat yang paling Allah cintai adalah salat Daud. Beliau (Nabi Daud AS) tidur setengah malam dan salat spertiga malamnya, lalu tidur lagi sperenam malamnya. Beliau juga sehari puasa sehari berbuka”. (HR. Jama’ah)

C.    MANFAAT SALAT TAHAJUD
Adapun manfaat salat tahajud bagi orang yang mau mengerjaknnya adalah sebagai berikut :
1.    Manfaat yang pertama
Akan menjadikan pelakunya rendah hati. Sebagaimana firman Allah SWT. yang artinya:
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha penyayang itu adalah orang-orang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melalui malam hari dengan sujud dan berdiri untuk tuhan mereka”

2.    Manfaat yang kedua
Akan menjadikan pelakunya sebagai orang yang selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. sebagaimana dalam hadist  Nabi SAW. yang artinya :
“Sungguh Rasulullah SAW.  berdiri dan salat hingga kedua telapak kakinya atau betisnya bengkak, maka jawabnya :“Bukankah aku ini hamba yang banyak bersyukur”. (HR. Jama’ah kecuali Imam Abu Daud, yang bersumber dari Al-Mughirah bin syu’bah R.A)
3.    Manfaat yang ketiga
Dapat melepaskan sipul gdaan syaitan (meengusir syaitan) serta menjadikan badan segar dan penuh semangat. Sebagaimana sabda Nabi SAW. yang artinya :
“Pada waktu seseorang tidur, syaitan membuat tiga buah simpul dikepalanya. Untuk setiap mengatakan : “tidurlah engkau sepanjang malam, bia ia terbangun, lal menyebut nama Allah, maka lepaslah satu simpul, jika ia berwudhu, maka lepaslah satu simpul lagi; dan jika ia salat, maka terbukalah seluruh simpul. Pada waktu bangun lagi, ia akan merasa penuh semangat dengan badan yang segar. Jika tidak, ia akan bangun pagi denga perasaan serba tak enak dan malas.” (HR. Imam Bukhari dari sahabt  Abu Hurairah r.a).

D.    TATA CARA MELAKSANAKAN SALAT TAHAJUD
Salat tahajud dikerjakan pada malam hari setelah salat isya, sampai terbit fajar (maksudnya waktu salat subuh). Namun dalam sepanjang malam itu terdapat bagian-bagian dari malam yang sangat mustajab, malam yan sangat utama mengerjakan salat tahajud, yaitu sepertiga malam yang terakhir, kira-kira mulai Dari pukul 01:00 sampai terbit fajar (masuknya waktu salat subuh). Sebagaimana sabda Nabi SAW. yang artinya :
“Tuhan kami turun ke langit dunia, ketiga sepertiga malam yang terakhir, kemudian berfirman : “siapakah yang berdoa kepada-Ku pati Aku kabulkan, siapa yang meminta Aku beri, siapa yang memohon ampun, pasti Aku ampuni, sampai terbit fajar”
Yang dimaksud turun kelangit dunia adalah perhatian Allah dalam mengabulkan permohonan orang yang suka bangun malam dan mengerjakan salat tahajud serta memohon apa yang dihajatkan, adalah sangat diperhatikan dan mudah dikbulkan ole Allah SWT. Adapun bilangan rakaat dalam salat tahajud itu sekurang-kurangnya dua rakaat, dan sebanyak-bnyaknya tidaak terbatas. Cara mengerjakan salat tahajud itu adlah pada dasarnya sama dengan salat-salat Sunnah lainnya, hanya saja niat yang mebedakan. Adapun lafadz niat salat tahajud itu adalah sebagai beriku :
“Ushalli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillahi ta’aalaa”.
Artinya : “saya berniat salat sunnat tahajjud dua rakaat karena Allah ta’ala”.
Setelah dengan berdiri, salat tahajud juga boleh dikerjakan dengan duduk atau bersila. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam hadist Nabi SAW. yang artinya :
“sesungguhnya Nabi SAW. bisa mengerjakan salat malam lama sekali dengan berdiri dan (lain waktu) melakukan dengan lama sekali dengan duduknya. Bila beliau membaca dengan berdiri, fuku dan sujudnya dilakukan dari berdiri, bila belia membaca dengan duduk, ruku dan sujud dilakukan dengan duduk” (HR. Jama’ah kecuali Imam Bukhari dari Aisya r.a)
Hadist lainnya :
“Saya melihat Nabi SAW. salat (lail) dengan bersila” (HT. Imam Daruquthni, dari Aisya r.a)
Setelah selesai mengerjakan salat tahajud, perbanyaklah membaca istighfar dan dzikir kepada Allah SWT. serta memohon kepada-Nya, kemudian membaca doa sebagai berikut :
Bismillahir rahmaanir rahiim. Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. Wa lakal hamdu lakal mulkus samaawati wal ardhi wa man fii hinna, Walaka hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi walakal hamdu antal haqqu wa wa’dukal haqqu wa liqaa-u ka haqqun wa qauluka haqqun wal jannatu haqqu wan nabiyyuna haqqun wa muhammadun shallallaahu’alaihi wa sallama haqqun was saa’atu haqqun. Allahumma laka aslamtu wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qaddamtu wamaa akhkhartu wamaa asrartu wamaa a’lantu antal maqaddimu wa antal mu-akhkhiru laa ilaaha illah anta au laa ilaaha gahiruka walaa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim
Artinya :
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, Bagi-Mu segala puji, Engkau penegak langit dan bumi serta seluruh isinya, bagi-Mulah segala puji, Engkau raja Penguasa langit dan bumi beserta seluruh isinya, dan bagi-Mulah segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-firman Mu benar, syurga itu benar, neraka itu benar, para Nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar dan hari Kiyamat itu benar. Wahai Tuhanku, kepada Mu lah aku berserah diri, dengan Mu lah aku beriman, kepada Mu aku rindu dan kepada Mu pula aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah dosa-dosaku, baik dosa yang terdahulu maupun dosa yang akhir, yang tersembunyi dan yang nyata. Engkau Dzat yang Terdahulu dan Yang TerAkhir. Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Engkau atau tidak ada Tuhan selain Engkau, serta tiada daya upaya dan kekuatan melainkan hanya dengan pertolongan Allah Yang MahaAgung”.
Setelah membaca doa tersebut diatas, lalu pergilah berbaring kembali tidur, sambil membaca ayat-ayat kursi, surat Al-ikhlas, Al-Falaq dan Surat An-Naas.













BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Salat tahajud merupakan salat yang banyak memiliki keutamaan dan manfaat dikerjakan pada waktu malam hari setelah salat isya sampai terbit fajar ( masuknya waktu salat subuh). Salat Sunnah yang dianjurkan setelah salat fardhu.

B.     SARAN
Kita sebagai umat Islam yang beriman harus senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Selain mengerjakan solat fardhu kita harus mengerjakan salat Sunnah tahajud.karena salat tahajud merupakan salat yang penuh dengan keutamaan dari Allah SWT. sebagai sarana untuk kita untuk meperdekat diri dengan Allah SWT.
















DAFTAR PUSTAKA
Suharno, Ustadz Imam Nur.2011. Panduan Lengkap Salat Tahajud. Jakarta : Belanoor.
Salim, Syaikh Abu Malik Kamal bin as-Sayyid.2010. Panduan Praktik Salat Sunnah dan Puasa Sunnah. Jakarta : pustaka Ibnu Umar.












Komentar